Potluck Kitchen

It’s @LaBelleBDG #sketsamorfosa launch, April 26, 18.30 WIB here in Potluckitchen

It’s launch, April 26, 18.30 WIB here in Potluckitchen

HAYBOMB at Potluckustik

HAYBOMB at Potluckustik

Melismatis Goes to Bandung
Band Makasar yang telah merilis album pada januari 2012 bertajuk “Finding moon”. Pada bulan Oktober 2012 ini Melismatis akan menggelar minimalis tour di 4 kota di Indonesia, Jatiwangi, Bandung, Jakarta dan Makassar. Di Bandung akan diselenggarakan di :
Potluck Kitchen | Jl H. Wasid No. 31 Bandung | 15 Oktober 2012

Akan dimeriahkan oleh The Panic Indo, Angkuy “Bottlesmoker”, dan Kereta Susana

Melismatis Goes to Bandung

Band Makasar yang telah merilis album pada januari 2012 bertajuk “Finding moon”. Pada bulan Oktober 2012 ini Melismatis akan menggelar minimalis tour di 4 kota di Indonesia, Jatiwangi, Bandung, Jakarta dan Makassar. Di Bandung akan diselenggarakan di :

Potluck Kitchen | Jl H. Wasid No. 31 Bandung | 15 Oktober 2012
Akan dimeriahkan oleh The Panic Indo, Angkuy “Bottlesmoker”, dan Kereta Susana
#GrooveCollective part 02
Acara Music Jazz bekerjasama dengan Klab Jazz hadir kembali di Potluck Kitchen. Band pendukung kali ini yang akan meramaikan panggung Potluck Kitchen adalah :
70’s orgams Club, D’sas, From Now, Grace Sahertian, Sarah N Soul
Untuk yang Ingin bernostalgia bersama teman teman silahkan datang :
Jumat 12 Oktober
Jam 19.00 - 22.00 Wib
Potluck Kitchen 
Jl. H. Wasid no. 31 Bandung

#GrooveCollective part 02

Acara Music Jazz bekerjasama dengan Klab Jazz hadir kembali di Potluck Kitchen. Band pendukung kali ini yang akan meramaikan panggung Potluck Kitchen adalah :

70’s orgams Club, D’sas, From Now, Grace Sahertian, Sarah N Soul

Untuk yang Ingin bernostalgia bersama teman teman silahkan datang :

Jumat 12 Oktober

Jam 19.00 - 22.00 Wib

Potluck Kitchen 

Jl. H. Wasid no. 31 Bandung

Teman Sebangku _Berjalan kebarat di waktu pagi hari

LIVE at Potluckitchen June 2012

POTLUCK KITCHEN PRESENT

THE SHOW Part 2 

Firday 3rd February 2012 
7pm- 10pm
At POTLUCK KITCHEN
Jl H Wasid No. 31 Bandung

FEATURING
Arie Aradaz (Disconnected)
Munthe Boyd Mutt (Goodboy Badminton)
Ugenx (Nudist Island)
Ichan (Strangers)

POTLUCK KITCHEN PRESENT

THE SHOW Part 2 

Firday 3rd February 2012 

7pm- 10pm

At POTLUCK KITCHEN

Jl H Wasid No. 31 Bandung

FEATURING

  • Arie Aradaz (Disconnected)
  • Munthe Boyd Mutt (Goodboy Badminton)
  • Ugenx (Nudist Island)
  • Ichan (Strangers)
Peluncuran Buku “Danur” Karya Risa Saraswati
Jumat 13 Januari 2012 Jam 19.00
Potluckitchen 
Jl. H Wasid No 31 Bandung

Tak  mudah melalui fase kehidupan yang cukup rumit dengan usia yang rasanya  belum mampu menghadapi serangkaian peristiwa tidak biasa, tak mudah  menjalani hidup sebagai anak-anak normal jika semua yang kuanggap normal  ternyata hal-hal tidak normal. Kuanggap tembok adalah benda hidup, sama  seperti kalian.. teman-teman yang bisa kuajak berinteraksi untuk  mendiskusikan apapun yang kuanggap penting. Kuanggap pohon adalah mahluk  bergerak yang setiap saat bisa saja kumintai bantuan, yang setiap saat  ikut bergerak saat kumelangkah, dan setiap saat melihat apa yang akan  kulakukan..mencermati isi kepalaku.

Tubuhku  begitu kecil saat kutahu kelima sahabatku ternyata onggokan belulang  manusia tanpa kepala yang jelas jauh berbeda denganku yang masih bisa  berdiri tegap, melangkah bebas, menapaki tanah, dan nyata untuk diraba.  Bukan takut yang menyergap, perasaan iba muncul ke permukaan melebihi  apapun yang pernah kurasakan terhadap mahkluk-mahkluk sepertiku.

Aku  masih belia ketika akhirnya kelimanya pergi meninggalkanku sendiri  ditengah bau Danur yang semakin mengusik hari-hariku. Kalian tahu apa  itu Danur? Danur adalah air yang muncul dari jasad mahkluk hidup yang  telah mati dan membusuk. Kututup penciumanku, kututup mataku, kututup  hatiku untuk Danur-Danur baru yang muncul sepeninggal mereka.

Berjuang  menyeimbangkan langkah agar tetap merasa normal hingga akhirnya  kutemukan cara agar semuanya terasa baik-baik saja. Tak selamanya Danur  itu menyengat dan membuatku lunglai, kelima sahabatku pergi… namun  segala sesuatunya selalu sama, kepergian mereka mendatangkan  sahabat-sahabat baru untukku. Pengalaman-pengalaman baru, kisah-kisah  baru. Drama… selalu dipenuhi drama.

Telah  kubuka gerbang dialog antara aku dan dunia mereka, telah kurangkai  kisah-kisah baru. Penciumanku tetap tertutup rapat, namun kini telinga,  mata,  hati, dan pikiranku terbuka lebar untuk mereka..

Tak selamanya Danur itu menjijikkan…

Karena kini aku bisa mencium banyak wewangian yang muncul karenanya…

Peter,  William, Hans, Hendrick, Janshen, Samantha, Jane, Ardiah, Edwin, Teddy,  Sarah, Elizabeth, Kasih… adalah beberapa tokoh dari sekian banyak  sahabat di proses hidupku hingga kini…

Cerita tentang mereka kurangkum dalam sebuah karya yang kuberi nama, “Danur”.

Peluncuran Buku “Danur” Karya Risa Saraswati

Jumat 13 Januari 2012 Jam 19.00

Potluckitchen

Jl. H Wasid No 31 Bandung


Tak mudah melalui fase kehidupan yang cukup rumit dengan usia yang rasanya belum mampu menghadapi serangkaian peristiwa tidak biasa, tak mudah menjalani hidup sebagai anak-anak normal jika semua yang kuanggap normal ternyata hal-hal tidak normal. Kuanggap tembok adalah benda hidup, sama seperti kalian.. teman-teman yang bisa kuajak berinteraksi untuk mendiskusikan apapun yang kuanggap penting. Kuanggap pohon adalah mahluk bergerak yang setiap saat bisa saja kumintai bantuan, yang setiap saat ikut bergerak saat kumelangkah, dan setiap saat melihat apa yang akan kulakukan..mencermati isi kepalaku.
Tubuhku begitu kecil saat kutahu kelima sahabatku ternyata onggokan belulang manusia tanpa kepala yang jelas jauh berbeda denganku yang masih bisa berdiri tegap, melangkah bebas, menapaki tanah, dan nyata untuk diraba. Bukan takut yang menyergap, perasaan iba muncul ke permukaan melebihi apapun yang pernah kurasakan terhadap mahkluk-mahkluk sepertiku.
Aku masih belia ketika akhirnya kelimanya pergi meninggalkanku sendiri ditengah bau Danur yang semakin mengusik hari-hariku. Kalian tahu apa itu Danur? Danur adalah air yang muncul dari jasad mahkluk hidup yang telah mati dan membusuk. Kututup penciumanku, kututup mataku, kututup hatiku untuk Danur-Danur baru yang muncul sepeninggal mereka.
Berjuang menyeimbangkan langkah agar tetap merasa normal hingga akhirnya kutemukan cara agar semuanya terasa baik-baik saja. Tak selamanya Danur itu menyengat dan membuatku lunglai, kelima sahabatku pergi… namun segala sesuatunya selalu sama, kepergian mereka mendatangkan sahabat-sahabat baru untukku. Pengalaman-pengalaman baru, kisah-kisah baru. Drama… selalu dipenuhi drama.
Telah kubuka gerbang dialog antara aku dan dunia mereka, telah kurangkai kisah-kisah baru. Penciumanku tetap tertutup rapat, namun kini telinga, mata,  hati, dan pikiranku terbuka lebar untuk mereka..
Tak selamanya Danur itu menjijikkan…
Karena kini aku bisa mencium banyak wewangian yang muncul karenanya…
Peter, William, Hans, Hendrick, Janshen, Samantha, Jane, Ardiah, Edwin, Teddy, Sarah, Elizabeth, Kasih… adalah beberapa tokoh dari sekian banyak sahabat di proses hidupku hingga kini…

Cerita tentang mereka kurangkum dalam sebuah karya yang kuberi nama, “Danur”.

(Source: http)

“Stay strong always because there’s always a positive side in this life & never say never, because the dreams come true if you never give up. #MyKindOfLifeisPositive”